Monthly Archives: December 2016

riwayat kehamilan bayi prematur

4 Kondisi Fisik Ibu yang Merupakan Penyebab Bayi Lahir Prematur

Kondisi janin di dalam perut sangat bergantung pada kondisi sang ibu yang mengandungnya. Jika Anda berada dalam kondisi yang sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang membahayakan, maka seharusnya janin di dalam perut Anda tak akan mengalami banyak masalah. Apalagi kalau Anda mengkonsumsi banyak makanan bernutrisi dan minum minuman khusus ibu hamil seperti Lactamil. Tapi kalau kondisi Anda tidak sehat, waspadalah karena ini bisa jadi penyebab bayi lahir prematur.

Memang, ada banyak hal yang menjadi penyebab dari bayi lahir prematur. Namun kondisi fisik ibu jelas menjadi salah satu faktor utama yang harus diperhatikan. Mengingat bayi yang lahir secara prematur akan mengalami banyak masalah kesehatan, dari resiko buta, gangguan pendengaran, sampai cerebral palsy, maka Anda sebagai ibu hamil harus benar-benar tahu kondisi tubuh Anda sebelum memutuskan untuk punya anak.

Apa saja kondisi dari ibu yang bisa meningkatkan resiko bayi lahir secara prematur? Ini beberapa di antaranya:

Usia
Usia ternyata sangat mempengaruhi kehamilan. Ibu yang terlalu muda (di bawah 17 tahun) belum memiliki rahim yang berkembang sempurna, sehingga sangat beresiko melahirkan prematur. Demikian juga dengan ibu yang mengandung di usia di atas 35 tahun. Kondisi fisiknya sudah mulai menurun.

Berat badan di bawah normal
Apakah Anda termasuk orang yang kurus, bahkan sampai tak normal? Maka hati-hatilah saat Anda hamil. Bayi yang memiliki ibu dengan berat badan kurang bisa lahir prematur.
Pernah keguguran atau melahirkan prematur
Apakah Anda sebelumnya pernah keguguran atau melahirkan secara prematur? Waspadalah karena ini bisa terjadi lagi. Kontrol lah yang ketat ke dokter.

Kena infeksi
Apakah Anda kena infeksi rahim seperti sifilis, gonorrhea, chlamydia, maupun yang sejenisnya? Hati-hati dengan ini karena bayi kemungkinan bisa prematur.

Anda yang memiliki penyakit turunan, mengandung bayi kembar, maupun bekerja terlalu keras juga bisa menjadi penyebab bayi lahir prematur. Jadi sebagai ibu, Anda harus memastikan Anda mengkonsumsi susu yang kaya nutrisi seperti Lactamil, kontrol dengan rutin ke dokter, mengetahui sejarah kesehatan Anda dengan pasti, dan tidak merokok atau minum alkohol sebelumnya.

sumber @http://lactamil.co.id/artikel/mengenali-penyebab-dan-gejala-kelahiran-prematur

4 Cara Mengobati Penyakit Anemia Secara Efektif

Sobat sudah tahu apa belum tentang penyakit anemia? Penyakit anemia merupakan penyakit yang diakibatkan karena kurangnya totalitas sel darah merah dalam tubuh. Sel darah merah pada tubuh fungsinya sebagai pengantar suplai okesigen menuju ke semua bagian tubuh. Dikarenakan suplai oksigen berkurang sehingga tubuh gampang sekali lesu, letih dan lelah. Penderita anemia di Indonesia sudah mencapai kurang lebih 22 juta orang di tahun ini. Kebanyakan orang yang menderita penyakit ini ialah anak-anak dan para ibu-ibu yang statusnya dalam keadaan hamil. Kebutuhan sel darah merah pada tubuh seseorang itu juga berbeda-beda, tergantung dari kebiasannya merokok, jenis kelamin dan umur.

Lantas penyebab anemia itu apa? Ada beberapa faktor yang menyebabkan anemia pada seseorang, diantaranya kurangnya asupan nutrisi yang fungsinya untuk membentuk sel-sel darah merah, terjadi pendarahan yang hebat, terdapat permasalahan pada sumsum tulang belakang dan begitu banyaknya sel trombosit yang hancur. Sementara gejala penyakit anemia ialah cepat lelah, kelopak mata terlihat sangat pucat, detak jantung yang tak teratur atau cepat, sesak napas, mual-mual ketika bagun tidur, rambut menjadi rontok dan kekebalan tubuh yang semakin menurun. Jika tanda-tanda seperti ini terdapat pada diri sobat, segeralah lakukan pengecekan pada darah sobat demi memastikan sobat mengidap anemia ataukah tidak. Lalu bagaimana cara mengobati penyakit anemia? Ada 4 cara mengobati penyakit anemia secara efektif. Berikut caranya :

  1. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan yang terdapat kandungan asam folat, vitamin C, B12 dan zar besi. Untuk mendapatkan zat-zat tersebut bisa sobat peroleh dari buah melon, sereal, pisang, sayuran hijau, kacang dan daging.
  2. Hindarilah konsumsi susu, teh dan kopi setelah makan sebab proses terserapnya zat besi akan terganggu.
  3. Lakukanlah tranfusi darah. Penambahan darah sesuai keperluan jauh lebih cepat untuk mengembalikan totalitas sel trombosit dalam keadaan normal. Tetapi setelah normal, usahakan untuk tetap menjaganya agar selalu stabil.
  4. Konsumsilah suplemen. Usahakan dalam memilih suplemen jangan asal, pilihlah suplemen yang bisa menunjang terbentuknya sel trombosit dalam tubuh seperti suplemen yang terdapat kandungan zat besi dan vitamin lainnya.

Semoga dapat bermanfaat.