Monthly Archives: July 2011

Mendefinisikan Kelas dan Objek pada Java

Dalam java, kelas didefinisikan dengan mengunakan kata kunci class. Berikut ini bentuk umum yang digunakan untuk mendefinisikan sebuah kelas :

class NamaKelas{

 tipe data1;

 tipe data2;

 …

 tipe dataN;

     tipe method1(daftar-parameter){

        //kode untuk method1;

      }

     tipe method2(daftar-parameter){

        //kode untuk method1;

      }

     ….

     tipe methodN(daftar-parameter){

        //kode untuk method1;

      }

}

Data atau variabel yang didefinisikan di dalam sebuah kelas sering disebut pula dengan instance variabel. nilai dari data-data tersebut selanjutnya akan diakses melalui method-method yang ada. Dengan demikian, method sebenarnya digunakan sebagai antarmuka (interface) antara user (pemakai bebas) dan kelas data-data yang terdapat di dalam kelas bersangkutan. Data dan method yang tergabung dalam suatu kelas sering juga dinamakan dengan class members (anggota anggota kelas).

dibawah ini contoh kelas sederhana :

class Kotak{

   double panjang;

   double lebar;

   double tinggi;

}

melalui kode di atas, berarti kita telah mendefiisikan sebuah tipe databaru dengan nama Kotak. Penting untuk diingat bahwa pendefinisian kelas hanya akan membuat sebuah pola atau template, bukan membuat objek. Objek aktual dari kelas tersebut harus dibuat sendiri melalui kode berikut :

Kotak k = new Kotak();   //membuat objek Kotak dengan nama k

Disini, Kotak adalah kelas dan adalah objek atau instance dari kelas Kotak. Melalui onjek k, kita dapat mengakses dan memanipulasi data-data yang terdapat pada kelas Kotak, dengan cara menggunakan operator titik(.), seperti yang tampak pada kode dibawah ini,

k.panjang = 4;

k.lebar = 3;

k.tinggi = 2;

Kode tersebut digunakan untuk mengisikan nilai kedalam data panjang, lebar dan tinggi yang dimiliki oleh objek k masing-masing dengan nilai 4, 3, dan 2. Nah, boleh dicoba dan semoga bermanfaat 😀